Kategori
Tak Berkategori

MENGANALISA POLA KEMEJA

  1. Pengertian Kemeja

Kemeja merupakan model pakaian dasar dari segala model kemeja untuk pria yaitu mempunyai bentuk krah standar dengan penegaknya, lengan panjang dengan manset. Kemeja salah satu busana bagian atas untuk pria. Model kemeja untuk busana pria berbeda dengan model blus/gaun untuk busana wanita atau anak wanita, yang selama ini dari tahun ketahun model kemejanya sederhana. Sedangkan busana wanita lebih fleksibel dan luwes dengan model yang setiap waktu berubah sesuai trend mode.

Perbedaan ini disebabkan karena postur tubuh wanita yang berbeda dengan postur tubuh pria dan wanita cenderung selalu ingin tampil cantik dihadapan semua orang sehingga akan mempengaruhi model pakaian yang dikenakan.

Pembuatan kemeja pria memiliki tingkat kesulitan yang lebih daripada saat membuat kemeja atau pakaian wanita. Misalnya tingkat kesulitan kemeja lengan panjang terletak pada hasil krah dan manset. Kemeja yang mempunyai kwalitas baik akan ditentukan oleh penjahitan krah dan manset

2. Jenis Kemeja Pria

Berdasarkan kesempatan pemakaiannya, kemeja pria dibedakan menjadi 2 macam, yaitu kemeja formal dan kemeja non formal / casual. Kemeja formal merupakan kemeja yang dipakai pada saat acara formal, misalnya saat bekerja atau dalam rangka menghadiri acara pesta formal. Sedangkan kemeja casual adalah kemeja yang pada umumnya dipakai pada kesempatan santai, misalnya untuk jalan-jalan ke tempat-tempat umum seperti mall, atau ke tempat hiburan yang lain. model yang dipakai untuk busana formal lebih simpel, sedangkan model yang dipakai untuk kemeja casual lebih bervariasi.

Model busana pria yang dapat dipergunakan dalam hampir semua kesempatan antara lain kemeja dan pantalon. Pemakaian kemeja dengan celana sesuai dengan kesempatannya akan sangat ditentukan oleh pemilihan model, warna, corak, tekstur, dan jenis kain yang digunakan.

Yang harus diperhatikan dalam memilih kemeja :

a.  Model kerah

b.  Motif/ corak

c. Warna

Yang paling menarik perhatian orang pada kemeja adalah pada bagian kerah sampai ke dada.

Desain kerah adalah hal yang utama yang membedakan model kemeja. Sebuah kemeja tampak formal atau tidak antara lain ditentukan oleh kerahnya. Semakin kaku kerahnya kemeja akan tampak semakin formal.

Kerah harus seimbang dengan bentuk muka, sehingga bentuk kerah harus bisa melembutkan bentuk muka yang persegi atau mengurangi bulatnya bentuk muka. Memilih kerah kemeja menurut Alan Flusser dalam buku Style and The Man adalah sebagai berikut :

a.   Pria  bertubuh  kecil  dengan  wajah  mungil  sebaiknya  jangan  menggunakan kemeja yang tinggi kerahnya lebih dari 8 cm.

b.  Pria  gemuk  atau  bertubuh  kekar  kurang  cocok  bila  mengenakan  kemeja berkerah kecil

c.  Pria berleher panjang sebaiknya memilih model kerah yang cukup tinggi.

d.  Pria berwajah lebar atau bulat jangan memilih model kerah yang bersudut (tempat simpul dasi) melebar.

e.  Kerah bersudut sempit kurang cocok untuk pria yang berwajah panjang karena akan memberikan kesan wajah semakin panjang.

f.   Pria  berleher  pendek  dan  gemuk  sebaiknya  menghindari  kerah  bermodel tinggi karena akan ” menenggelamkan ” leher.

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam membuat kerah adalah :

a.   Kerah jangan sampai membuat pemakainya merasa tercekik

b.   Harus ada ruang antara leher dan kerah kemeja yaitu 2 jari diantara kerah dan dasi agar lega bernafas.

Motif bahan yang digunakan dalam pembuatan kemeja pria pun sangat menetukan penampilan kemeja. Bila memilih motif kemeja bergaris, perhatikan bahwa garis-garis pada lengan harus bertemu dengan garis-garis pada lapisan dibelakang bahu. Garis-garis pada saku harus berternu pula dengan garis- garis kemeja. Untuk kemeja kotak-kotak, motif kotak-kotak harus tidak terputus oleh sambungan pada bahu, lengan serta pada sisi kanan dan kiri kemeja. Bila membeli kemeja batik , perhatikan jahitan pada pundak, lengan, samping, dada dan saku. Kemeja batik yang baik, motif pada semua bagian kemeja tidak terputus. Bila batik bermotif simetris, bagian manset lengan dan kerah harus sama dengan motifnya dikedua sisi.

3. Bagian-bagian Kemeja

sumber : http://fashionpria.com/6-bagian-penting-pada-kemeja/
Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum kita membuat pola kemeja adalah dengan memperhatikan dan menganalisa bagian-bagian kemeja dengan cermat agar tidak terjadi kesalahan dalam pembuatan polanya. Secara garis besar, bagian-bagian dari kemeja yang perlu di ketahui adalah seperti yang dapat Anda lihat pada gambar di bawah, walaupun masih ada bagian detail lain.

Bagian-bagian kemeja pria

a. Kerah / Collar

Kerah merupakan bagian yang paling penting dari kemeja, ada berbagai jenis tipe kerah/collar seperti button down collar, pointed collar, spread collar, pin & tab collar serta lainnya. Masing-masing tipe kerah/collar menentukan level formalitas dari suatu acara dan juga di sesuaikan dengan bentuk wajah.

Macam-macam jenis kerah kemeja

b. Lengan

Kemeja berlengan pendek itu lebih tepat di kenakan untuk acara casual. Walaupun setiap kemeja lengan panjang belum tentu untuk acara formal.

c. Cuff ( manset )

Walaupun bentuknya kecil, bagian yang satu ini sangat penting. Selain kerah, cuff adalah salah satu bagian yang terlihat ketika kita mengenakan jas/jacket baik untuk acara resmi atau formal. Ukuran cuff harus lebih panjang sekitar 1-1,5 inchi dari jas/jacket Anda. Ada beberapa model cuff yang bisa Anda coba, mulai dari yang standar ataupun variasi lainnya.

d. Placket ( belahan kancing )

Sebagian besar kemeja formal maupun casual memiliki bagian yang satu ini. Seperti yang bisa dilihat pada gambar, placket terletak di bagian kiri depan dengan terdapat beberapa lubang kancing yang berbaris vertikal.

e. Yoke ( lapak bahu )

Yoke adalah bagian kemeja berupa bahan yang menghubungkan kemeja bagian depan dan belakang, selain itu juga untuk menutupi tulang bahu kita. Ada dua model yoke, yaitu one-piece yoke dan two-piece yoke. Kemeja formal biasanya menggunakan one-piece yoke.

Yoke ( lapak bahu )

f. Pleat

Seperti kita ketahui, punggung seorang pria tidaklah rata. Oleh karena itu banyak bagian belakang kemeja yang di desain dengan pleat yang berfungsi untuk menyesuaikan postur punggung kita.

Ada 2 macam pleat yang bisa Anda temui, yaitu box pleat dan side pleat. Namun banyak juga kemeja yang di desain tanpa pleat.

Pleat ( lapak bahu )

4. Cara Mengukur

Ukuran kemeja lengan panjang akan menentukan baik tidaknya kemeja yang akan dibuat. Sebelum mengambil ukuran perhatikan dan pahami disain kemeja yang akan dibuat, persiapkan peralatan ukuran misalnya daftar ukuran dan pita ukuran, serta mengamati bentuk tubuh si pemakai. Cara mengambil ukuran kemeja lengan panjang adalah sebagai berikut :

Panjang kemeja

Diukur dari puncak bagian depan kebawah sampai ruas bawah ibu jari.

Lingkar badan

Diukur pada badan yang terbesar dalam keadaan menghembuskan nafas.

Lingkar leher

Diukur sekeliling leher dengan posisi pita ukuran terletak tegak pada lekuk leher.

Lebar punggang

Diukur dari ujung bahu belakang kiri sampai ujung bahu kanan.

Rendah bahu

Diukur dari ruas tulang leher kebawah sampai perpotongan lebar punggung.

Lingkar lengan atas

Diukur keliling dari ujung bahu muka melalui ketiak keujung bahu belakang.

Panjang lengan

Diukur dari ujung bahu kebawah sampai pergelangan nadi.

Lingkar siku

Diukur keliling siku

Lingkar pergelangan tangan

Diukur keliling pergelangan nadi

Contoh ukuran standart

No.Bagian tubuhSML
1Lingkar leher343640
2Dada atas363842
3Lingkar lengan242631
4Dada bawah343539
5Lingkar badan828798
6Panjang kemeja dari leher616366
7Punggung atas373942
8Punggung bawah343639
9Panjang lengan555761

contoh tabel ukuran kemeja

5. Desain kemeja beserta analisisnya

Terdapat saku tempel pada badan sebelah kiri

Terdapat kerah kemeja

Terdapat belahan manset dan manset selebar 6 cm

Terdapat lengan licin panjang

Bagian TM terdapat opening berupa kancing kemeja

Bagian TB merupakan lipatan

Analisa model kemeja

5. Pembuatan Pola Kemeja

  • Pola badan
Pola badan Muka dan Belakang

KETERANGAN POLA BADAN

Kemeja depan

A-a :   lingkar leher keliling dibagi 6

B-A :   A-a ditambah 1 cm

C-A :   A-a dikurangi 1 cm

D-C :  dada atas dibagi 2

E-A :   lingkar lengan keliling dibagi 2

G-E :  7 cm=untuk orang dengan bentuk ideal

          8 cm=untuk orang gendut

          6 cm=untuk orang bungkuk

          4-5 cm=untuk anak umur 9 tahun kebawah

E-F :   ½ dada bawah

H-G :  lingkar badan keliling dibagi 4

I-B :    panjang baju dikurangi 1 cm

J-I :    lingkar badan keliling dibagi 4

I-K :    1 cm, garis miring ke J

Pola kantong kemeja

LG :    dada bawah dibagi 10

ML :    tititk letak kantong

NM :   dada bawah dibagi 3

OM :   NM ditambah 1 cm

PO :    NM dibagi 2 turun 1 cm

QP :    bentuk lancip ujung kantong

Panjang saku 14 cm

Kemeja belakang

RJ :    lingkar badan dibagi 4

SH :    RJ

TR :    panjang bahu ditambah

          7 cm=untuk orang dengan bentuk ideal

          8 cm=untuk orang gendut

          6 cm=untuk orang bungkuk

          4-5 cm=untuk anak umur 9 tahun kebawah

UT :    BA dibagai 2

VT :    ukuran tetap 1 cm

XV :    punggung atas dibagai 2

WX :   D-a ukur terlebih dahulu D-a pada pola depan kemudian buat garis

YS :    GE

ZY :    punggung bawah dibagi 2

Pola lengan

Pola Lengan dan Manset

Keterangan Pola Lengan

Aa      D-F-H dan H-Z-X dibagi 5. Buat garis tegak a-A. Dari titik a buatlah garis mendatar ke kiri dan kekanan tanpa ukuran, perhatikan sudut a harus siku-siku

BA :    setengah kerung lengan

CA :    BA

DA :    Aa

EC :    CA dibagi 4

FA :    panjang lengan dikurangi 6 cm

GF :    lingkar lengan dibagi 2 dikurangi 0,5 cm

HF :    F-A dibagi 2

IG :     H-F buat garis cembung

JJ :     K-K lebar manset 6 cm

KJ :    lingkar lengan dikurangi 4 cm, buat sudut membulat atau bentuk lain seperti contoh gambar di bawah ini

Pola kerah

Pola Kerah Kemeja
Aa :    lingkar leher keliling di tambah 1 cm untuk kelonggaran
BA :    4 cm
CB :    Aa
DB :   1 cm
DC :   1 cm
EA :    1 cm
Ea :    1 cm
FE :    1 cm
GG :   Aa
HG :   3,5 cm
IG  :    2 cm
JI   :   2 cm  
Kategori
Tak Berkategori

PROSES PRODUKSI BUSANA INDUSTRI

MY FASHION CLASS

  1. PENGERTIAN

Proses produksi merupakan alur atau urutan yang dilakukan oleh sebuah usaha untuk mengolah bahan dasar atau bahan baku menjadi produk baru sesuai rencana.

Sedangkan yang dimaksud dengan busana industri adalah busana yang diproduksi oleh garmen  dengan karakteristik sbb :

  1. Diproduksi secara masal atau dalam jumlah yang besar.
  2. Model yang dibuat pada umumnya sama.
  3. Menggunakan ukuran standart ( S, M, L, XL ) atau dengan menggunakan penomoran seperti No. 16, 17, 18  dan sterusnya. Ada juga yang menggunakan nomor yang menunjukkan umur misalnya untuk pakaian anak No. 3 diperuntukkan anak usia 3th.
  4. Pemotongan dilakukan dalam jumlah yang banyak menggunakan mesin potong.
  5. Sistim produksi dilakukan dengan sistim ban berjalan atau disebut dengan sistim borongan.
  6. Pakaian diproduksi berdasarkan pesanan buyer atau menurut pemilik usaha itu sendiri.
  7. Pakaian yang dipesan oleh buyer menggunakan merk buyer tersebut  atau menggunakan merk perusahaan sesuai kesepakatan dengan buyer.

B. PROSES PRODUKSI

Pakaian yang dihasilkan oleh sebuah industri busana…

Lihat pos aslinya 171 kata lagi

Kategori
Tak Berkategori

MENGENAL TUNIK

Pengertian Tunik

Tunik (bahasa Inggristunic) adalah pakaian longgar yang menutupi dadabahu, dan punggung. Baju ini bisa berlengan atau tanpa lengan, dan panjangnya sampai di pinggul atau hingga di atas lutut. (https://id.wikipedia.org/wiki/Tunik)

Tunik lebih dikenal sebagai ikon fashion muslimah yang populer, dan banyak disukai kaum hawa. Baju tunik bisa juga untuk digunakan di berbagai kesempatan, baik formal maupun santai.

Sejarah Tunik

Pada awalnya tunik adalah pakaian yang disebut tunica yang dikenakan oleh orang Yunani KunoRomawi Kuno, dan Kekaisaran Romawi Timur.

Di Romawi Kuno, tunik adalah pakaian pria dan anak laki-laki. Pria muda dan prajurit mengenakan tunik berwarna putih yang panjangnya hanya sampai di atas lutut. Sedangkan Laki-laki berumur, bangsawan, dan hakim mengenakan tunik hingga sampai di pergelangan kaki, di atas tunik dikenakan toga. Rakyat biasa mengenakan tunik yang dibuat dari kain wol berwarna putih. Sedangkan yang berwarna ungu hanya boleh dikenakan oleh kaisar.

Tunik awalnya merupakan pakaian tanpa lengan yang disebut colobium. Pria dianggap feminin bila mengenakan tunik berlengan panjang, atau tunik yang panjangnya hingga pergelangan kaki. Namun Julius Caesar biasa mengenakan tunik berlengan panjang, dengan hiasan di sekitar pinggang. Akhirnya sejak itulah tunik berlengan dan tunik yang panjangnya hingga pergelangan kaki menjadi lebih umum dikenakan.

Dalam kesempatan resmi, tunik dikencangkan dengan sabuk di sekitar pinggang pemakainya. Saat di rumah, tunik dipakai sebagai baju longgar yang tanpa sabuk. Pada zaman Romawi kuno, pakaian pria terdiri dari tunik dalam, tunik luar, dan toga. Sementara itu, pakaian wanita terdiri dari tunik dalam, tunik luar, dan palia. Tunik luar wanita Romawi disebut stola.

Materi tunik selanjutnya silahkan bisa Anda klik pada tulisan materi di bawah ini. Semoga bermanfaat.

Terimakasih banyak atas kunjungannya di blog saya.

Kategori
Tak Berkategori

KUMPULAN SOAL-SOAL PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN KLS XI

MULTIPLE CHOICE

1. Penafsiran produk yang diklasifikasikan melalui dua dimensi yaitu dimensi bentuk fisik dan dimensi secara keseluruhan adalah
A. prototype
B. fungsi Produk
C. harga dan volume
D. Tanggung jawab produk
E. standard an spesifikasi desain
ANS:A
2. Tahapan yang dibangun untuk menguji parameter fungsional dan membantu perancangan prototipe rekayasa merupakan tahap…
A. Working model
B. Pendefinisian produk
C. Qualified production item
D. Prototype rekayasa (engineering prototype)
E. Prototype produksi 9production prototype)
ANS:A

3. Prototype yang dibuat untuk keperluan pengujian kinerja operasional dan kebutuhan rancangan sistem produksi. …
A. Working model
B. Pendefinisian produk
C. Qualified production item
D. Prototype rekayasa (engineering prototype)
E. Prototype produksi 9production prototype)
ANS:D
4. Prototype yang bentuknya dirancang dengan seluruh fungsi operasional untuk menentukan kebutuhan dan metode produksi dibangun pada skala sesungguhnya dan dapat menghasilkan data kinerja dan daya tahan produk dan part-nya.
A. Working model
B. Pendefinisian produk
C. Qualified production item
D. Prototype rekayasa (engineering prototype)
E. Prototype produksi (production prototype)
ANS:E
5. Sesuatu yang secara jelas menggambarkan bentuk dan penampilan produk baik dengan skala yang diperbesar, 1:1, atau diperkecil untuk memastikan produk yang akan dibangun sesuai dengan lingkungan produk maupun lingkungan user (Eris Kusnadi, 2007), …
A. model
B. Working model
C. Pendefinisian produk
D. Qualified production item
E. Prototype rekayasa (engineering prototype)
ANS:A

6. Penerjemahan konsep teknikal yang berhubungan dengan kebutuhan dan perilaku konsumen kedalam bentuk perancangan termasuk aspek hukum produk dan aspek hukum yang melibatkan keamanan dan perlindungan terhadap konsumen merupakan salah satu tahapan dalam pembuatan prototype, yaitu tahap…
A. Working model
B. Pendefinisian produk
C. Qualified production item
D. Prototype rekayasa (engineering prototype)
E. Prototype produksi 9production prototype)
ANS:B
7. Tahapan yang dibangun untuk menguji parameter fungsional dan membantu perancangan prototipe rekayasa merupakan tahap…
A. Working model
B. Pendefinisian produk
C. Qualified production item
D. Prototype rekayasa (engineering prototype)
E. Prototype produksi 9production prototype)
ANS:A
8. Pengembangan suatu riset dalam perusahaan akan menghasilkan sebuah gagasan atau ide untuk membuat suatu produk, dimana ide tersebut diperoleh dari data yang didapatkan saat riset itu sendiri. Kegiatan ini dilakukan untuk. …
A. mempertimbangkan kemampuan fasilitas perusahaan
B. memformulasikan hasil marketing research
C. membuat gambar kerja
D. membuat prototype
E. membuat sketsa
ANS:B
9. Kegiatan yang dilakukan untuk mempermudah pembuatan gambar kerja ( blue Print) dalam proses pembuatan suatu produk dengan mempergunakan skala adalah..
A. mempertimbangkan kemampuan fasilitas perusahaan
B. memformulasikan hasil marketing research
C. membuat gambar kerja
D. membuat prototype
E. membuat sketsa
ANS:E
10. Seorang designer sekaligus pemilik sebuah butik mendapat pesanan busana pesta malam, agar desain yang dibuat dapat dibaca oleh karyawan atau penjahitnya pada bagian pembuatan pola maka desainer tersebut harus …
A. mempertimbangkan kemampuan fasilitas perusahaan
B. memformulasikan hasil marketing research
C. membuat gambar kerja
D. membuat prototype
E. membuat sketsa
ANS:C

11. Salah satu tanggung jawab dari produsen sebagai pembuat produk kepada konsumen akan keselamatan dan kenyamanan pemakai produk tersebut adalah…
A. prototype
B. fungsi Produk
C. harga dan volume
D. Tanggung jawab produk
E. standard an spesifikasi desain
ANS:D

12. Ada dua hal yang memegang peranan penting dalam menentukan suatu desain produk yang pada dasarnya untuk memberikan kepuasan yang maksimal bagi konsumen atau pelanggan baik segi kualitan maupun segi kuantitas, yaitu.…..
A. standard an spesifikasi desain
B. bentuk dan fungsi produk
C. warna dan kemasan
D. bentuk dan ukuran
E. mutu dan bahan
ANS:B
13. Mutu suatu produk harus disesuaikan menurut fungsi produk tersebut, apabila akan digunakan dalam jangka waktu lama, maka mutu produk tersebut harus tinggi bila dibandingkan dengan produk yang akan digunakan dalam jangka waktu yang pendek.
Pernyataan tersebut merupakan salah satu hal yang menunjukkan adanya penerapan, …
A. standard dan spesifikasi desain
B. bentuk dan fungsi produk
C. warna dan kemasan
D. bentuk dan ukuran
E. mutu dan bahan
ANS:A
14. Warna mempunya arti tersendiri bagi setiap konsumen, karena setiap orang memiliki ciri dan kesukaan yang khas terhadap warna tertentu. Hal ini dapat dicermati oleh produsen dalam menentukan desain produk yang berkaitan dengan …
A. standard dan spesifikasi desain
B. bentuk dan fungsi produk
C. tanggungjawab produk
D. harga dan volume
E. prototype
ANS:A
15. Pengetesan dan monitoring atas barang dalam proses produksi (work in process) harus dilakukan agar produk akhir bermutu sesuai dengan rencana dan bila terjadi komponen atau barang yang cacat (defect) dapat segera diketahui untuk segera ditindak lanjuti. Kegiatan ini dilakukan sesuai …
A. Prosedur pengawasan mutu produk
B. Diagram alur proses produksi
C. Pemantauan proses produksi
D. Pemantauan produk jadi
E. Alat pengendali mutu
ANS:B

16. Kualitas produk suatu barang harus selalu dijaga agar produk yang dipasarkan dapat menguasai pasar dan mampu bersaing dengan produk-produk sejenis dipasaran. Hal ini dapat dilakukan melalui kegiatan …
A. Proses pemasaran produk
B. Pengawasan mutu produk
C. Proses pembuatan produk
D. Proses perencanaan produk
E. Proses pengemasan produk
ANS:B
17. Bahan baku yang telah diterima di gudang, selanjutnya akan diproses dalam mesin-mesin produksi untuk diolah menjadi barang jadi. Dalam hal ini, selain cara kerja peralatan produksi yang mengolah bahan baku termasuk hasil kerja mesin-mesin dalam proses produksi.
Uraian diatas merupakan spesifikasi pengawasan mutu dalam …
A. Pemantauan mutu bahan-bahan
B. Pemantauan proses produksi
C. Pemantauan produk jadi
D. Pemantauan pengepakkan
E. Pemantauan akhir produksi
ANS:B
18. Dalam dunia bisnis, banyak hal yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan. Berikut yang bukan merupakan hal yang harus dipertimbangkan yaitu..
A. kemampuan melihat peluang
B. kemampuan untuk menghadapi resiko
C. Kemampuan untuk memperbesar resiko
D. mengetahui bagaimana cara menghadapi
E. menyelesaikan kendala / masalah dalam bisnis
ANS:E
19. Pengeluaran ekonomis yang diperlukan untuk perhitungan proses produksi adalah …
A. Biaya
B. Kerugian
C. Keuntungan
D. Biaya Produksi
E. Keberuntungan
ANS:A
20. Biaya produksi diperlukan untuk mendukung proses pengolahan bahan baku menjadi produk jadi yang siap dipasarkan kepada konsumen. Biaya produksi yang dimaksud merupakan …
A. biaya-biaya yang terlihat secara fisik seperti uang
B. Pengeluaran ekonomis yang diperlukan untuk perhitungan proses produksi
C. biaya-biaya yang tidak terlihat secara langsung yaitu misalnya penyusutan barang modal
D. biaya atau pengeluaran oleh suatu perusahaan untuk mendukung sistem kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.
E. akumulasi dari semua biaya-biaya yang dibutuhkan dalam proses produksi dengan tujuan untuk menghasilkan suatu produk atau barang
ANS:E
21. Keseluruhan biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan untuk membeli semua keperluan baik barang dan jasa yang akan digunakan dalam proses produksidemi menghasilkan / produksi suatu barang. Merupakan pengertian dari
A. Biaya
B. Biaya produksi
C. Biaya total/TFC
D. Biaya non produksi
E. Biaya keseluruhan
ANS:C
22. Dengan cara membagi Biaya Variabel Total (TVC) dengan jumlah produksi. Merupakan cara menghitung
A. Cara menghitung Variabel Rata-Rata / Average Variable Cost (AVC)
B. Cara menghitung Biaya Tetap Rata-rata / Average Fixed Cost (AFC)
C. Cara menghitung Biaya Total Rata-Rata / Average Total Cost (AC)
D. Biaya Variabel Total / Total Variable Cost (TVC)
E. Biaya Marginal / Marginal Cost (MC)
ANS:A
23. Perhitungan yang dilakukan dengan cara menghitung Biaya Total dibagi dengan jumlah produksi merupakan …
A. Cara menghitung Variabel Rata-Rata / Average Variable Cost (AVC)
B. Cara menghitung Biaya Tetap Rata-rata / Average Fixed Cost (AFC)
C. Cara menghitung Biaya Total Rata-Rata / Average Total Cost (AC)
D. Biaya Variabel Total / Total Variable Cost (TVC)
E. Biaya Marginal / Marginal Cost (MC)
ANS:C
24. Berikut ini yang termasuk sebagai biaya tetap adalah…
A. Biaya tanah
B. Sewa pabrik
C. Biaya penggunaan air
D. Biaya penggunaan listrik
E. Biaya penggunaan bahan bakar untuk mobil perusahaan
ANS:A
25. Pelaporan mengenai rincian harga pokok ketika produk telah selesai diproduksi, dan memasuki departemen produksi, hingga memasuki gudang penempatan produk yang telah selesai diproduksi merupakan …
A. Data produksi
B. Biaya produksi
C. Biaya perusahaan
D. Biaya yang dibebankan
E. Peritungan biaya pokok
ANS:E

Kategori
artikel Tak Berkategori

Create promotional graphics and videos for free with PosterMyWall. Beautiful designs, effortless promotion.

Create the perfect design by customizing easy to use templates in MINUTES! Easily convert your image designs into videos or vice versa! Browse through effective promotional flyers, posters, social media graphics and videos. Download web quality graphics for free! Prices start at $2.99 ONLY.

Sumber: Create promotional graphics and videos for free with PosterMyWall. Beautiful designs, effortless promotion.

Kategori
Tak Berkategori

Fitinline.com: Keistimewaan Sulam Usus Khas Lampung Lengkap Dengan Cara Pembuatannya

Selain terkenal dengan kain tapisnya, ternyata Lampung juga masih memiliki satu lagi kerajinan tangan dalam bentuk sulam usus yang tidak kalah unik dan menarik lho. Bentuk motif dari sulam usus sendiri berasal dari motif-motif natural yang proses pembuatannya mengandalkan teknik sulam tangan. Simak yuk…

Sumber: Fitinline.com: Keistimewaan Sulam Usus Khas Lampung Lengkap Dengan Cara Pembuatannya

Kategori
Tak Berkategori

Fitinline.com: Cara Mudah Mendesain dan Menjahit Gamis Wanita Yang Bisa Anda Coba

Butuh gamis yang bagus untuk keperluan harian atau acara penting lainnya tapi belum menemukan model dan ukuran yang tepat?. Solusi terbaiknya anda bisa membuat gamis sendiri sesuai desain dan ukuran yang anda inginkan. Untuk mengetahui lebih detail tentang cara pembuatan gamis simak pembahasan berikut yuk.

Sumber: Fitinline.com: Cara Mudah Mendesain dan Menjahit Gamis Wanita Yang Bisa Anda Coba

Kategori
artikel

Fitinline.com: Standar Mutu Jahitan Dan Jenis Pengendalian Mutu di Industri Garmen

Memilih kualitas garmen yang paling bagus saat ini sudah menjadi kebutuhan tersendiri bagi banyak konsumen. Sebab dengan membeli pakaian yang kualitasnya benar-benar sudah teruji dan dibuat sesuai standar jahitan garmen yang bagus maka secara tidak langsung manfaat yang bisa didapatkan justru jauh lebih besar. Simak yuk…

Sumber: Fitinline.com: Standar Mutu Jahitan Dan Jenis Pengendalian Mutu di Industri Garmen

Kategori
Tak Berkategori

Fitinline.com: Teknik Membuat Celana Panjang Secara Otodidak Untuk Penjahit Pemula

Memilih celana panjang yang tepat baik dari segi model dan ukuran bisa jadi perkara sulit bagi sebagian orang. Jadi kalau anda ingin mendapatkan celana panjang yang pas maka menjahit celana sendiri bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Mau tahu bagaimana cara membuatnya?. Simak yuk…

Sumber: Fitinline.com: Teknik Membuat Celana Panjang Secara Otodidak Untuk Penjahit Pemula

Kategori
Tak Berkategori

Workshop dan Roadshow Film AQIDAH CINTA, Film Bioskop buatan SMK — Direktorat PSMK – Semua Konten Terbaru

Dalam rangka Pengembangan dan Peningkatan Mutu Pendidikan SMK kompetensi keahlian perfilman/broadcasting/multimedia melalui penyelarasan kejuruan dan kerja sama industri, SMK Dewi Sartika Jakarta Timur telah selesai meproduksi film layar lebar dengan judul “Aqidah Cinta” yang akan tayang di bioskop mulai tanggal 8 Agustus 2019. Sebelum penayangan film di bioskop maka terlebih dahulu diselenggarakan workshop dan road…

melalui Workshop dan Roadshow Film AQIDAH CINTA, Film Bioskop buatan SMK — Direktorat PSMK – Semua Konten Terbaru