MENGENAL SOFTWARE CAD DALAM PEMBUATAN POLA

CAD (Computer Aided Design) adalah Teknologi komputer baik hardware maupun software yang digunakan untuk proses pembuatan desain beserta dokumentasi.
Di era digital saat ini, sesuai dengan tuntutan keterampilan Abad 21 secara luas telah dimanfaatkan penggunaan tehnologi ITdi setiap aspek kehidupan sehingga banyak lembaga pendidikan fashion mengintergasikan penggunaan CAD dalam kurikulum pengajaran. Para desainer pakaian sekarang bekerja menggunakan komputer untuk membuat sketsa, ilustrasi dan presentasi desain. CAD memungkinkan desainer untuk melihat desain pakaian secara virtual baik dalam 2D maupun 3D pada model virtual dan dalam berbagai warna, motif, draperi bahan pada tubuh model.
Saat ini komputer untuk fashion telah berkembang dengan pesat. Desain fashion dapat dilakukan dengan menggunakan CAD. Teknologi CAD untuk indsutri fashion dapat digunakan dari menentukan janis dan motif bahan, ukuran, membuat pola hingga presentasi produk sehingga komputer merupakan komponen penting dari industri fashion. Meski tidak sepenuhnya CAD mampu menggantikan desain manual namun tuntutan penggunaan CAD di era digital ini semakin tinggi, software-software desain terus dikembangkan untuk membantu orang-orang yang berkecimpung dalam dunia fashion agar mampu menampilkan karya lebih cepat, lebih menarik dan lebih realistik bagi pelanggannya.

Membuat sketsa dengan cara tradisional atau dengan tangan masih merupakan metode yang paling banyak digunakan para pelaku indsutri fashion hingga di sekolah mode. Pengajaran metode desain tradisional, termasuk konstruksi pola manual tetap penting untuk dilaksanakan namun belajar metode CAD inipun sangat penting untuk diterapkan mengingat perkembangan teknologi dan sistem kerja saat ini menuntut penggunaan komputer desain. CAD dapat membantu siswa menggambar, membuat tekstur anyaman, untuk membuat pola, menyesuaikan ukuran dan bahkan menentukan warna, motif, jenis kain dengan cepat dan udah tanpa mengulangi proses dari awal. Dengan Memperkenalkan aspek teknologi ini akan memungkinkan siswa dapat memahami lebih baik dan mencoba berbagai kombinasi dalam desain mereka. Ini akan menghemat faktor waktu yaitu dengan menggunakan metode CAD siswa dapat belajar software lebih banyak dalam waktu lebih cepat dan dapat dilihat lebih nyata sebelum menjadi produk jadi.

Di industri garmen penggunaan CAD telah dikombinasikan dengan CAM (computer aided manufacturing) dimana software CAD/CAM ini telah terintegrasi dalam alur produksi dari awal hingga akhir, setelah selesai desain sampai membuat sampel dari garmen. Dengan program mode CAD dapat membuat sketsa teknis dengan akurat sesuai dengan ukuran dan fitting pakaian pada tubuh sehingga dari CAD dapat menghasilkan sampel yang benar-benar sesuai desain/spesifikasi teknis yang diharapkan. Dengan memanfaatkan CAD membuat produksi garmen jauh lebih cepat dan mudah. Dapat memilih template yang tepat sehingga memungkinkan mengerjakan lebih banyak bukan hanya langkah-langkah dalam proses pra-produksi tetapi bisa sampai pada kegiatan produksi secara otomatis, seperti menggelar kain, memotong pola pakaian dalam jumlah besar. Hal ini akan menghemat waktu dan biaya dalam proses produksi. Kegiatan komunikasi bisnis dalam industri fashion saat ini sudah tak terbatas oleh ruang dan waktu sehingga penguasaan teknologi CAD sebagai bagian dari perkembangan ICT saat ini merupakan suatu keharusan. Oleh karena itu sekolah mode termasuk SMK bidang tata Busana sangat penting untuk melaksanakan pembelajaran CAD.

Fungsi CAD untuk Fashion adalah
1. Mendesain busana –
CAD dilengkapi dengan tampilan visual 2D , 3D hingga animasinyan serta fitur yang dapat digunakan untuk mengembangkan desain, megujicoba beberapa alternatif desain, motif, warna, hingga animasi peletakan busana pada tubuh dengan cepat dan untuk memodifikasi desain dengan relatif mudah.
2. Mengambil ukuran dan Membuat Pola busana –
Software 3 D body scanning dapat mengambil titik-titik ukuran tubuh secara cepat dan akurat, kemudian diolah untuk pembuatan pola dengan CAD pattern, grading and marker sehingga menghasilkan komponen-komponen pola, menyediakan representasi visual nyata tentang bagaimana pola akan dibentuk, dikembangkan hingga visualisasi motif pada pola akan bisa tampak nyata. Saat merancang kebutuhan kain, itu memungkinkan desainer memilih dan memodifikasi peletakan pola yang berbeda, sebelum memilih yang terakhir. Proses menghemat biaya dan waktu, bahan dan biaya dibandingkan secara manual. CAD memungkinkan seorang desainer untuk memodifikasi menduplikasi warna, motif, pose dari desain untuk membantu mendapatkan model yang benar-benar akan diproduksi.
3. Membuat prototype busana –
CAD memungkinkan melihat hasil jadi busana secara virtual sehingga tidak perlu lagi dibuat dengan dijahit untuk melihat hasil akhirnya, penggunaan CAD dapat membuat animasi model busana seperti dalam kehidupan nyata seperti spesifikasi yang tepat yang ditetapkan oleh pengguna aplikasi.

Manfaat penggunaan teknologi CAD di industri fashion diantaranya adalah
1. Menghemat waktu-
Penggunaan CAD lebih efektif dalam merancang, mengurangi beban kerja desainer, membantu desainer dengan mengatur ide-ide sehingga mempercepat semua proses. Ide- ide kretaif dapat diwujudkan dengan cepat tidak perlu lagi membuat secara manual dengan berualang ulang dari membuat sketsa, mewarnai hingga mewujudkan produk jadi. Dan mampu di produksi kembali dengan sangat cepat.

2. File digital lebih tahan lama, hemat tempat penyimpanan, menghemat kertas, clipboard dan album berbeda jika disimpan dalam bentuk fisik semua rentan terhadap kerugian dan kerusakan dan membutuhkan ruang yang cukup luas.

3. Penyajian gambar dan prototipe virtual lebih menarik sehingga dalam mengkomunikasikan dan mempresentasikan karya akan lebih memikat. Teknologi CAD memungkinkan membuat prototipe virtual seperti produk jadi dengan tampilan nyata sehingga dapat digunakan untuk presentasi, berkomunikasi dan bertemu investor/konsumen tanpa batas ruang dan waktu.

4. Lebih meningkatkan kepercayaan konsumen karena mampu melihat hasil akhir diawal secara akurat sebelum di produksi secara nyata.

5. Dengan menguasai teknologi CAD maka lulusan sekolah mode/fashion akan menjadi SDM yang unggul dan berdaya saing tinggi sehingga siap berperan dan berkompetisi pada bisnis fashion global.

Banyak perusahaan yang menawarkan berbagai software dan hardware untuk CAD garmen seperti Assystbullmer (www.assystbullmer. co.uk), Fashioncad (www.fashioncad.net), Winda (www.windacadcam.com). Banyaknya penyedia teknologi CAD/CAM garmen ini menunjukkan bahwa kebutuhan penggunaan teknologi otomasi dan komputerisasi di bidang produksi busana sudah menjadi kebutuhan zaman. Joyce Adwoa dkk (2014) menyatakan penggunaan CAD memberikan beberapa keuntungan diantaranya adalah
1. Meningkatkan kecepatan produksi
2. Meningkatkan akurasi dan presisi dalam produksi
3. Meningkatan ergonomic
4. Memudahkan manajemen lifecycle produk

Demikian sekilas tentang software CAD dalam dunia industry fashion, dengan mempelajari software tersebut kita akan memperoleh banyak manfaat dan memperlancar proses kerja kita dalam pembuatan busana atau fashion.

Iklan

Tentang ysetianingsih

Saya bekerja sebagai pendidik di SMK Negeri 1 Purwojati jurusan TATA BUSANA. Mulai bertugas di SMK ini sejak tahun 2011 hingga saat ini.
Pos ini dipublikasikan di artikel. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s