Kategori
Tak Berkategori

Yoke Kemeja

Kemeja merupakan salah satu jenis  fashion  yang harus dimiliki oleh seorang pria untuk menutup tubuh bagian atas. Entah itu dalam bentuk kemeja lengan panjang atau lengan pendek, pakaian yang satu ini pasti bisa dengan mudah anda temukan di dalam almari pakaian pria.

Yoke Kemeja

Sumber : http://pluckmagazine.com/

Berdasarkan desain dan tujuan pemakaiannya kemeja yang diciptakan untuk kaum pria ini pada dasarnya terdiri atas berbagai macam jenis, bentuk, dan bagian dengan fungsi yang sangat beragam. Salah satunya dapat dilihat dari keberadaan detail yoke pada bagian punggung kemeja.

Yoke Kemeja

Sumber : http://humble413.com/

Yoke sendiri merupakan bagian kemeja yang berfungsi menghubungkan antara jahitan depan dan belakang pada bagian punggung sebuah kemeja. Model yoke yang biasa diaplikasikan pada kemeja pria sendiri tersedia dalam dua macam variasi, pertama dalam bentuk one piece yoke dan yang kedua dalam bentuk two piece yoke.

Yoke Kemeja

Sumber : http://www.manuelracim.com/

Yoke One Piece

Yoke one piece merupakan jenis yoke yang paling umum digunakan untuk menjahit kemeja formal. Bentuk pola jahitan yang digunakan pada one piece yoke yaitu berupa garis jahitan memanjang horizontal yang terletak pada bagian di bawah collar (kerah).

Yoke Kemeja

Sumber : https://www.gentlemansgazette.com/

Yoke Two Piece

Yoke two piece merupakan jenis yoke dengan jahitan di tengah yang biasa digunakan pada kemeja casual. Selain berfungsi untuk menghubungkan jahitan bagian depan dengan bagian punggung belakang  sebuah kemeja, bagian ini berfungsi untuk menutupi tulang bahu.

Yoke Kemeja

Sumber : http://thesilentist.com/

Semoga bermanfaat.

Sumber: Fitinline.com: Yoke Kemeja

Kategori
Tak Berkategori

3 Jenis Lapel Blazer Yang Perlu Anda Ketahui

Dalam dunia  fashion istilah lapel dapat diartikan sebagai bagian dada baju yang dilipat ke samping. Bagian ini merupakan lanjutan dari kerah (leher baju) yang dibuat menyambung hingga bagian kancing. Ketika memilih blazer atau jas, sebagian dari anda mungkin tidak terlalu mempertimbangkan tentang keberadaan lapel tersebut. Padahal lapel yang dipasangkan pada blazer atau jas sendiri pada dasarnya terdiri dari beberapa jenis.

Lapel Blazer

Sumber : https://thefashionfoot.com/

Supaya tidak salah pilih ada baiknya jika anda menyimak terlebih dahulu pembahasan mengenai beberapa jenis lapel yang dapat dijumpai pada blazer maupun jas yang didesain khusus untuk para pria. Sebab pada kenyatannya masing-masing lapel tersebut memiliki karakter yang berbeda satu-sama lain dan dapat dipilih berdasarkan karakter yang ingin ditonjolkan oleh pemakainya.

Lapel Blazer

Sumber : http://blog.indochino.com/

Notch Lapel

Notch lapel merupakan salah satu jenis kerah blazer atau jas yang paling umum dan paling banyak digunakan pada model blazer casual. Berbeda dengan jenis peak lapel, pola bagian kerah dari notch lapel ini sebenarnya tidak menyambung. Jika anda menginginkan tampilan yang cenderung simple dan aman, notch lapel bisa menjadi alternatif pilihan yang tepat untuk anda.

Lapel Blazer

Sumber : http://blog.knotstandard.com/

Peak Lapel

Peak lapel termasuk kedalam jenis lapel yang bagian lapel-nya lebih lebar dari pada jenis notch lapel. Pola yang terbentuk pada bagian dekat leher cenderung mirip seperti huruf “V”. Meski pada awalnya hanya digunakan untuk blazer atau jas formal, namun pada perkembangannya model lapel semacam ini juga banyak dikombinasikan pada blazer casual.

Lapel Blazer

Sumber : http://blog.knotstandard.com/

Shawl Lapel

Berbeda dengan dua lapel sebelumnya, shawl lapel ini bentuknya cenderung melengkung (curved). Kesan yang ditunjukkan pada shawl lapel cenderung bersifat formal sehingga lebih banyak ditemui pada tuxedo dibandingkan jenis blazer atau jas pria lainnya. Dimana jenis kain yang digunakan yaitu berupa bahan satin atau silk.

Lapel Blazer

Sumber :  http://www.ebay.com/

Semoga bermanfaat.

Sumber: Fitinline.com: 3 Jenis Lapel Blazer Yang Perlu Anda Ketahui

Kategori
Tak Berkategori

Membuat Tempat Makeup Sederhana Dari Kain

Bagi sebagian wanita, membawa tempat perlengkapan makeup saat bepergian sama pentingnya dengan membawa dompet dan handphone. Cari tahu yuk bagaimana cara membuat tempat makeup sederhana tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya mahal. Selengkapnya…

Sahabat hatiku bisa memulainya dengan menyiapkan bahan kain yang akan digunakan untuk membuat tempat makeup. Jenis kain yang digunakan bisa berupa kain kanvas maupun bahan kain lainnya.

Bahan kain yang dibutuhkan dalam pembuatan tempat makeup sendiri terbagi atas dua macam. Satu lembar kain untuk bagian luar tempat makeup dan satu lembar lagi untuk bagian dalam tempat makeup.

Dimana pola yang dipakai dalam pembuatan tempat makeup yaitu berbentuk bidang datar persegi panjang. Untuk ukurannya sendiri sahabat Fitinline bisa menyesuaikan dengan kebutuhan, misalnya saja 30 cm x 20 cm.

Buat pola tempat makeup pada selembar kertas, kemudian pindahkan garis pola tersebut pada bahan kain yang akan digunakan sebagai bagian dalam tempat makeup kemudian gunting.

Tempat Makeup

Tempat Makeup

Lakukan hal yang sama untuk mendapatkan potongan bahan kain untuk bagian luar tempat makeup.

Tempat Makeup

Tempat Makeup

Siapkan viselin atau kain pelapis yang cukup tipis kemudian rekatkan bahan pelapis tersebut pada sisi buruk bahan kain yang akan digunakan sebagai bagian luar tempat makeup dengan menggunakan bantuan setrika.

Tempat Makeup

Rapikan sekeliling bagian tepi viselin yang telah ditempelkan pada bahan kain dengan gunting.

Tempat Makeup

Obras sepanjang tepian bahan kain yang akan digunakan sebagai bagian dalam dan bagian luar tempat makeup supaya terkesan lebih rapi.

Tempat Makeup

Tempat Makeup

Tempat Makeup

Letakkan potongan kain bagian dalam tempat makeup pada meja yang datar kemudian tempatkan potongan kain bagian luar tempat makeup diatasnya dengan posisi bagian buruk keduanya saling berhadapan.

Tempat Makeup

Pasang ritsleting pada salah satu sisi kain dengan posisi terbalik atau posisi bagian dalamnya berada di luar, sehingga bagian muka ritsleting dan bagian baik bahan kain saling berhadapan. Pastikan posisi risletingnya berada di tengah-tengah.

Tempat Makeup

Jahit sepanjang tepi ritsleting dengan bantuan mesin jahit.

Tempat Makeup

Setrika bagian kain yang baru saja dijahit supaya terlihat lebih rapi.

Tempat Makeup

Lipat kain menjadi dua bagian sehingga bahan kain yang digunakan sebagai bagian terluar tempat makeup tersembunyi di dalam lipatan kain tersebut, kemudian jahit risleting dengan sisi yang satunya.

Tempat Makeup

Setelah ritsleting terjahit sempurna dengan bahan kain, selanjutnya posisikan ritsleting tersebut pada bagian tengah hasil jahitan yang diperoleh dari langkah sebelumnya.

Tempat Makeup

Jahit kedua sisi tempat makeup (bagian yang ditunjuk pada gambar) dengan pola jahitan berbentuk lurus.

Tempat Makeup

Untuk membentuk bidang segitiga, lipat sedikit masing-masing bagian samping kiri dan kanan ritsleting. Besarnya lipatan yang dibuat dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Tempat Makeup

Buat garis bantu pada masing-masing lipatan kain yang telah terbentuk dengan menggunakan penggaris dan spidol. Garis bantu tersebut sekaligus berfungsi sebagai batas penentu tinggi dan lebar tempat makeup yang akan dihasilkan nantinya.

Tempat Makeup

Jahit tempat makeup sesuai batas garis yang telah dibuat dengan menggunakan mesin jahit. Hasilnya akan diperoleh bentuk seperti gambar dibawah ini.

Tempat Makeup

Balikkan tempat makeup yang sudah anda buat sehingga bagian baiknya berada di bagian luar.

Tempat Makeup

Tempat makeup anda sudah siap untuk digunakan.

Tempat Makeup

Bagaimana? Cukup mudah bukan? Kalau masih ada yang belum jelas sahabat Fitinline bisa menyimak video tutorial di bawah ini.

Semoga bermanfaat

Sumber: Fitinline.com: Membuat Tempat Makeup Sederhana Dari Bahan Kain