Kategori
Tak Berkategori

Beberapa Hal Yang Menentukan Kemampuan Benang Untuk Menjahit

Kemampuan jahit benang merupakan istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan performa sebuah benang jahit. Sebuah benang dapat dikatakan memiliki kemampuan jahit yang baik apabila memiliki ketahanan terhadap abrasi dan panas jarum yang terjadi pada saat kegiatan jahit menjahit berlangsung.

Kemampuan Jahit Benang

Sumber : http://id.aliexpress.com/

Benang jahit yang berkualitas baik umumnya memiliki karakteristik yang cenderung kuat, elastis, dan tidak mudah putus terutama pada saat benang tersebut melewati mekanisme pembentuk jahitan. Selain itu jahitan yang dihasilkan pun akan lebih awet dan tidak mudah terlepas.

Kemampuan Jahit Benang

Sumber : http://www.laurelleaffarm.com/

Untuk mengetahui kemampuan jahit yang dimiliki oleh sebuah benang, sahabat Fitinline bisa menggunakan sejumlah parameter yang biasa dijadikan tolok ukur dalam menentukan kemampuan jahit pada benang berikut ini.

Kemampuan Jahit Benang

Sumber : http://mh-thread.en.alibaba.com/

Parameter Yang Menentukan Kemampuan Jahit Pada Benang

  • Saat digunakan untuk menjahit dalam kecepatan tinggi, benang tidak akan mudah mengalami kerusakan.
  • Bentuk jahitan yang dihasilkan cenderung konsisten.
  • Tidak ada jahitan yang lompat atau dilewati.
  • Pemerataan untuk mencegah perubahan dalam ketegangan selama menjahit.
  • Ketahanan abrasi tingkat tinggi.
  • Permukaan benangnya cukup halus dan dapat melewati jalur benang pada mesin dengan mudah.

Kemampuan Jahit Benang

Sumber : http://www.ecvv.com/

Semoga bermanfaat.

Sumber: Fitinline.com: 6 Hal Yang Menentukan Kemampuan Benang Untuk Menjahit

Kategori
Tak Berkategori

Kain Wolly Crepe

Kain wolly crepe merupakan salah satu bahan kain yang biasa disebut juga sebagai kain arab seperti halnya kain wolvis dan juga kain torino. Karakteristik bahannya agak sedikit panas tetapi cenderung ringan, tidak terlalu tebal, halus dan lembut namun tidak begitu licin karena wolly crepe memiliki tekstur yang khas seperti berpasir. Sesuai dengan istilah crepe selalu digunakan untuk mendeskripsikan semua jenis kain yang mempunyai tekstur berpasir atau keriput.

Wolly Crepe

Sumber : http://efabrics.co.uk/

Karena sering digunakan untuk membuat produk yang sama, kain wolly crepe tidak jarang dianggap mirip dengan kain wolvis. Padahal dari segi tekstur dan tampilannya, kain wolly crepe jelas berbeda dengan kain wolvis. Sebab pada permukaan kain wolly crepe terdapat sedikit tekstur berpasir.

Wolly Crepe

Sumber : http://rumahbelanjamuslim.blogspot.co.id/

Meski permukaannya sedikit berpasir, namun ketika disentuh dengan tangan kain wolly crepe akan tetap terasa halus dan lembut. Karekteristiknya yang terkesan unik dan eksklusif menjadikan kain wolly crepe banyak dipilih sebagai bahan busana muslim sebagaimana bahan kain wolvis.

Wolly Crepe

Sumber : http://rumahbelanjamuslim.blogspot.co.id/

Adapun beberapa produk fashion yang dapat diciptakan dari kain wolly crepe ini diantaranya berupa jilbab panjang yang syar’i, gamis muslimah, pashmina, cadar, purdah dan sejenisnya, baju koko, hingga gamis pria.

Wolly Crepe

Sumber : http://olx.co.id/

Seperti bahan kain pada umumnya, bahan wolly crepe ini secara keseluruhan tersedia dalam berbagai macam pilihan warna. Mulai dari warna merah, biru, hitam, marun, coklat, dan berbagai macam warna lain yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan pemakainya.

Wolly Crepe

Sumber : http://www.rana-global.com/

Tertarik untuk membuat busana muslimah yang syar’i namun tetap terasa nyaman saat digunakan untuk beraktivitas? Barangkali bahan wolly crepe ini bisa dijadikan pilihan yang tepat untuk busana anda.

Semoga bermanfaat.

Sumber: Fitinline.com: Kain Wolly Crepe

Kategori
Tak Berkategori

Aturan Dasar Dalam Menggulung Lengan Kemeja

Meski tidak ada ketentuan pasti yang mengatur mengenai kapan seseorang harus menggulung kemeja, namun untuk mendapatkan tampilan yang tetap terkesan rapi dan stylish ada baiknya anda mempertimbangkan sejumlah aturan dasar dalam menggulung lengan kemeja. Simak yuk…

Menggulung lengan kemeja, Entah karena alasan fungsional atau sekedar untuk membuat penampilan menjadi lebih santai. Lebih dari itu kegiatan menggulung lengan kemeja juga bisa dilakukan untuk menyamarkan ukuran lengan pakaian yang dirasa terlalu panjang.

Menggulung Lengan Kemeja

Sumber : http://www.kaskus.co.id/

Meski tidak ada ketentuan pasti yang mengatur mengenai kapan seseorang harus menggulung kemeja, namun untuk mendapatkan tampilan yang tetap terkesan rapi dan stylish ada baiknya anda mempertimbangkan sejumlah aturan dasar dalam menggulung lengan kemeja. Sebab gulungan lengan yang salah tidak hanya bisa merusak penampilan, tapi juga mengganggu tingkat kenyaman.

Menggulung Lengan Kemeja

Sumber : http://lifestyle.liputan6.com/

Entah karena gulungan lengan kemeja tersebut terlepas karena terlalu longgar atau membuat lengan kemeja anda menjadi kusut karena gulungannya terlalu kencang. Untuk meminimalisir kesalahan dalam menggulung kemeja tersebut ada baiknya jika and menyimak terlebih dahulu dua aturan dasar yang dijadikan acuan ketika hendak menggulung lengan kemeja.

Menggulung Lengan Kemeja

Sumber : https://upyourfashiongame.wordpress.com/

Aturan Dasar Pertama

Gulung lengan kemeja sedikit jauh di atas pergelangan tangan. Sebab orang lain akan tahu bila anda mengenakan ukuran kemeja yang salah jika gulungan hanya sebatas pergelangan tangan.

Menggulung Lengan Kemeja

Sumber : http://breaktime.co.id/

Aturan Dasar Kedua

Biarkan siku anda tertutup lengan. Salah satu alasannya adalah gulungan kemeja yang dibuat hingga melewati batas siku, lebih cocok digunakan saat melakukan kegiatan yang membutuhkan mobilitas tinggi. Salah satunya seperti mengangkat barang atau memanjat pohon.

Menggulung Lengan Kemeja

Sumber : http://stylegirlfriend.com/

Semoga artikel yang kami bagikan bermanfaat. Pada kesempatan berikutnya Fitinline akan membahas sejumlah teknik atau Cara  Menggulung Lengan Kemeja supaya tidak terkesan terlalu kencang ataupun kendor.

Menggulung Lengan Kemeja

Sumber : https://www.shopback.sg/

Semoga bermanfaat.

Kategori
Tak Berkategori

Tips Menyetrika Jas Dengan Cara Yang Benar

Pada postingan sebelumnya tellah saya posting mengenai Tips Sederhana Untuk Merawat Jas, maka kali ini saya akan mengajak anda untuk membagikan mengenai tips menyetrika jas dengan cara yang baik dan benar. Sebab meski terkesan sepele, tidak sedikit pula orang yang masih sering melakukan kesalahan besar saat menyetrika jas kesayangan meraka.

Menyetrika Jas

Sumber : https://viril.me/

Mungkin ada sebagian dari kita yang belum memahami bagaimana cara merawat jas dengan baik dan benar. Entah karena bagian yang seharusnya tidak ada garis seterika tetapi justru terlihat atau sebaliknya, permukaan bahannya ada yang mengkilat, permukaan pakaian ada yang masih tampak lecek seperti tidak diseterika, bahkan yang paling parah bagian yang seharusnya sama sekali tidak perlu dan tidak boleh diseterika malah disetrika.

Menyetrika Jas

Sumber : http://www.brothers-group-eng.com/

Dasar-dasar pengetahuan yang cukup tentang jenis-jenis bahan kain tekstil dan permasalahannya, pengetahuan mengenai cara menyeterika bahan kain tertentu dengan cara yang tepat, atau pemahaman akan teknik menyetrika bagian-bagian pakaian dengan benar, ini sangat kita butuhkan sebelum merawat jas dengan baik dan benar.

Menyetrika Jas

Sumber : http://www.pewangilaundry.co.id/

Untuk meminimalisir kesalahan dan memaksimalkan hasil setrika yang didapatkan, berikut beberapa tips menyetrika jas dengan cara yang benar untuk mencegah kerusakan jas itu sendiri.

  • Bagian jas atau jaket yang harus kelihatan tegas garis seterikanya terdapat pada bagian kerah jas bagian bawah, dengan ukuran 3 jari dari kancing jas paling atas.
  • Seluruh permukaan jas atau jacket, terutama bagian kerah dan lengan tidak boleh ada garis bekas seterika.
  • Gunakan mesin form finisher (jika memungkinkan), untuk menyeterika jas atau jacket dengan benar.
  • Gunakan seterika tangan uap atau listrik dimeja seterika dengan segala perlengkapannya sesuai standar. Sebaiknya gunakan meja seterika yang dilengkapi dengan penyedot udara (air vacuum) dan alas yang empuk agar hasil seterika menjadi lebih bagus.

Menyetrika Jas

Sumber : http://www.playbuzz.com/

Semoga bermanfaat

Sumber: Fitinline.com: 4 Tips Menyetrika Jas Dengan Cara Yang Benar

Kategori
Tak Berkategori

4 Jenis Kain Furing Untuk Pakaian

Dalam industri garmen dan konveksi  dikenal berbagai macam jenis bahan kain pelapis yang biasa digunakan sebagai furing. Beberapa diantaranya yaitu berupa kain errow atau hero, kain asahi, kain dormile, serta kain tricot. Simak yuk…

Kain furing merupakan sejenis bahan kain yang biasa digunakan untuk melapisi bagian dalam baju atau pakaian. Selain difungsikan sebagai pelapis bagian dalam pakaian, kain furing ini juga dapat dimanfaatkan untuk mempercantik tampilan busana supaya terkesan semakin bagus, membentuk dan lebih indah dipandang mata.

Kain Furing

Sumber : http://www.kaos-kerah.com/

Dalam industri garmen dan konveksi sendiri dikenal berbagai macam jenis bahan kain pelapis yang biasa digunakan sebagai furing. Beberapa diantaranya yaitu berupa kain errow atau hero, kain asahi, kain dormile, serta kain tricot.

Kain Furing

Sumber : http://grainlinestudio.com/

Kain Errow atau Hero

Kain errow atau hero merupakan salah satu jenis bahan kain yang paling populer dan paling banyak digunakan sebagai kain pelapis karena karakter kainnya dikenal sangat lembut, nyaman di kulit, tidak panas, dan mudah menyerap keringat. Merk yang populer di pasaran diantaranya goldenmella, rajawali, tulip, onta, apel, dll.

Kain Furing

Sumber : https://www.bukalapak.com/

Kain Asahi

Kain asahi merupakan sejenis bahan kain sintetis yang dibuat dengan cara ditenun dengan teknik silang polos. Dibandingkan dengan kain errow atau hero, kain asahi ini biasanya dijual dengan harga yang lebih murah karena mengandung lebih banyak polyester. Merk yang populer di pasaran diantaranya APL, SPTI, PMTI, bunga lily, dll.

Kain Furing

Sumber : https://www.bukalapak.com/

Kain Dormile

Kain dormile termasuk kedalam jenis bahan kain pelapis yang biasa digunakan untuk pelapis jas dan jaket. Merk yang populer di pasaran adalah apeltex.

Kain Furing

Sumber : http://www.sewlisette.com/

Kain Tricot

Kain tricot merupakan salah satu material pelapis pakaian (lining) seperti halnya visiline dan staplek yang dilengkapi dengan lem khusus. Kain tricot ini umumnya memiliki karakteristik berserat seperti jaring-jaring rapat dan dapat dipasang dengan mudah pada bahan kain, yaitu dengan cara disetrika.

Kain Furing

Sumber : http://yuniabaliexclusive.blogspot.co.id/

Mengingat banyaknya jenis kain furing yang dapat digunakan sebagai pelapis pakaian, ada baiknya jika sahabat Fitinline selalu menyesuaikan penggunaan kain furing dengan kebutuhan untuk membuat tampilan baju menjadi semakin bagus dan menarik.

Kain Furing

Sumber : http://thesavilerowtailor.co.uk/

Semoga bermanfaat.

Sumber: Fitinline.com: 4 Jenis Kain Furing Untuk Pakaian