Dasar Komunikasi

1. Dasar-dasar Komunikasi
Sebagai makhluk social, manusia tidak akan terlepas dari ikatan kelompok masyarakat pada umumnya. Maka dari itu didalam kehidupan sehari-hari manusia selalu mengadakan komunikasi dengan manusia lainnya untuk memperhatikan kehidupannya.
Kata Komunikasi berasal dari bahasa Latin “Communicare” yang artinya memberitahukan.
Menurut bahasa Inggris“Communication” yang artinya suatu pertukaran informasi, konsep, ide, perasaan lain-lain antara dua atau lebih.
Menurut Oxford Dictionary adalah pengiriman atau tukar menukar informasi, ide, dll.
Menurut kamus Bahasa Indonesia artinya perhubungan.
Sedang menurut ensiklopedia adalah penyelenggaraan tata hubungan kegiatan menyampaikan warta dari satu pihak ke pihak lain dalam suatu organisasi.

a) Komponen Komunikasi
Komponen, menurut kamus Bahasa Indonesia adalah bagian yang berperan atau merupakan Negatif-unsur/elemen-elemen.

Adapun komponen-komponen yang terlibat dalam komunikasi adalah :
1) Komunikator (Communicator)
Adalah seseorang yang menyampaikan pesan atau informasi. Dengan kata lain komunikator itu tempat asal sumber pengertian yang dikomunikasikan. Komunikator dapat perseorangan atau kelompok.
Misalnya: guru, produsen, dll

2) Komunikan (Communicatee)
Adalah seseorang yang menerima pesan atau informasi. dapat berupa perseorangan atau kelompok.
Misalnya:
1) Kepala Sekolah menerima laporan dari guru-guru
2) Siswa menerima pelajaran
3) Pesan (Massage)
Adalah berita yang mengandung arti.
Message adalah “pengertian” dari komunikator yang penyampaiannya diubah menjadi lambang-lambang. Lambang tersebut dapat berupa : sinar, suara, gerakan, atau bahasa manusia baik lisan maupun tulisan.
Misal: iklan, spnduk, dll
4) Saluran
Adalah sarana tempat berlalunya lambang-lambang. Saluran dapat berupa pendengaran, penglihatan, penciuman, rabaan, dan lain-lainnya.
5) Sikap
Adalah tanggapan dari pihak komunikan terhadap komuni kator. Lambang-lambang itu oleh komunikan ditafsirkan atau di pahaminya.

b) Jenis-jenis media komunikasi
Dalam proses komunikasi diperlukan media komunikasi, yaitu alat, sarana, atau saluran yang digunakan dalam komunikasi.
Jenis media komunikasi itu bermacam-macam, antara lain berupa bahasa, tulisan, isyarat, alat peraga, atau alat elektronik. Media komunikasi merupakan unsur yang sangat penting dalam proses komunikasi. Dengan menggunakan media komunikasi maka aliran informasi dapat dikirim atau diterima dengan cepat dan mudah.

Secara umum fungsi media komunikasi adalah sebagai berikut:
1) Alat atau saluran untuk menyampaikan informasi
2) Alat untuk penterjemah lambang komunikasi
3) Alat untuk mempercepat dan mempersingkat penyampaian informasi
4) Alat untuk menghibur (to entertaint) dan mendidik (to educate)
5) Alat untuk mempengaruhi masyarakat (to change the society)

Berdasarkan cara penggunaannya, terdapat 3 jenis media komunikasi, yaitu :
a. Media Komunikasi Audio, yaitu alat komunikasi yang dapat ditangkap, didengar, dan        dipahami oleh pendengaran.
Misalnya : telepon, intercom, radio, tape recorder, dll
b. Media Komunikasi Visual, yaitu alat komunikasi yang dapat ditangkap, didengar, dan dipahami oleh penglihatan.
Misalnya : surat, buku, surat kabar, majalah, bulletin, dll
c. Media Komunikasi Audio-Visual , yaitu alat komunikasi yang dapat ditangkap, didengar, dan dipahami oleh pendengaran dan penglihatan.
Misalnya : televise, film layar lebar, VCD, internet, dll
askema komunikasi

c) Macan-macam Sarana Komunikasi

Pada zaman modern ini, sarana komunikasi memudahkan manusia, khususnya dalam hal berkomunikasi satu sama lain.
Berikut ini macam-macam sarana komunikasi yang biasa digunakan:

1) Surat Pribadi
Surat adalah media komunikasi visual dalam bentuk tulisan yang digunakan dalam berkomunikasi antar individu. Dalam mengirim surat isi surat harus bersahabat, meskipun yang disampaikan mungkin surat tagihan atau surat peringatan. Beberapa hal yang harus diperhatikan, hindarkan penggunaan tinta merah, bahasa harus jelas, tulisan mudah dibaca, dan penutup surat ucapkan terima kasih.

2) Pertemuan
Pertemuan adalah jenis media komunikasi audio visual dalam media komunikasi kelompok yang bersifat langsung. Pertemuan merupakan media yang sangat penting dalam organisasi untuk mewujudkan saling pengertian antar anggota organisasi baik secara vertical maupun horizontal.

3) Telepon
Telepon adalah media komunikasi audio yang digunakan seba gai alat pembicaraan antar individu baik di lingkungan rumah tangga maupun kantor

4) Faksimile (Fax)
Faksimile adalah fotocopy jarak jauh (telecopier), yaitu mesin atau pesawat yang dipergunakan untuk mengirimkan dan menerima salinan dari informasi yang berupa gambar, foto, atau dokumen secara langsung dari jarak jauh. Informasi yang akan dikirim terlebih dahulu dituliskan atau digambarkan pada kertas, kemudian dimasukkan ke dalam mesin facsimile

5) Internet
Internet merupakan jenis media komunikasi yang bersifat global. Komunikasi lewat internet dapat dilakukan melalui Chatting dan saling mengirin e-mai. Banyak Perusahaan menawarkan barang atau jasanya me lalui internet dengan membuka situs di internet. Sementara para konsumen atau pelanggan juga sudah mulai terbiasa untuk memesan melalui e-mail.

2. Teknik Berkomunikasi
Untuk dapat berbicara secara efektif dan aktif, kita perlu mengetahui teknik-teknik berbicara. Yang dimaksud dengan berbicara efektif adalah berbicara dengan cara yang jelas dan menarik, mudah dimengerti, sehingga akhirnya tujuan yang diharapkan tercapai.
Macam-macam Cara Berkomunikasi:

a) Cara Berkomunikasi Secara Perseorangan.
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering melakukan komunikasi secara perseorangan atau individual dengan orang lain. Komunikasi ini sering disebut komunikasi tatap muka langsung. Di sini berlangsung kontak pribadi, sehingga disebut juga komunikasi antar pribadi (interpersonal communication).
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam berkomunikasi secara perseorangan atau individual, antara lain:

  1. Tentukan kondisi dan situasi yang tepat dan menyenangkan
  2. Ucapkan salam dan bicaralah dengan nada yang sopan, manis, menarik, jelas, mudah dimengerti.
  3. Tentukan persoalan yang akan dibicarakan bersama
  4. Berbicaralah dengan diiringi gerak-gerik anggota tubuh yang tidak menimbulkan perasaan tidak enak, misalnya melanggar tata krama
  5. Sesuaikan diri sebaik mungkin dengan lawan bicara
  6. Setelah pembicaraan, ucapkan terima kasih dan salam

b). Cara Berkomunikasi Secara Berkelompok.
Komunikasi dalam kelompok adalah kounikasi antara seseorang dengan sekelompok orang, yang jumlahnya minimal dua orang, dalam situasi tatap muka. Kelompok itu bisa kecil, bisa juga besar.
Besar kecilnya kelompok sering kali tidak ditentukan berdasarkan jumlah angka secara eksak, melainkan berdasarkan ciri dan sifat komunikan dalam hubungannya dengan proses komunikasi.
Komunikasi kelompok dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
1) Komunikasi Kelompok Formal, adalah hubungan yang terjadi
diantara para anggota organisasi yang sudah direncanakan dan ditentukan secara resmi.
Ciri-ciri komunikasi Formal adalah:
(a) Urutan pembicaraan diatur oleh protokoler
(b) Tempat dan waktu pelaksanaan telah ditentukan
(c) Kesempatan berbicara diatur oleh protocol secara bergiliran
(d) Obyek pembicaraannya tentang masalah organisasi
(e) Setiap peserta yang mengemukakan pendapat harus menghormati hierarki organisasi
(f) Setiap peserta harus menghormati hasil keputusan organisasi, walaupun tidak sependapat
(g) Menggunakan bahasa yang jelas, sopan, dan mudah dipahami
(h) Adanya notulen dan kesimpulan hasil pertemuan
2) Komunikasi Kelompok Non Formal, adalah hubungan diantara para anggota organisasi atas dasar struktur organisasi.
(a) Urutan pembicaraan tidak diatur oleh protokoler
(b) Tempat dan waktu pelaksanaan tidak ditentukan
(c) Kesempatan berbicara bebas
(d) Obyek pembicaraan tidak terkait ketentuan organisasi
(e) Tidak ada hierarki tertentui
(f) Tidak ada keterikatan pada hasil pembicaraan organisasi
(g) Pembicaraan cenderung menggunakan bahasa yang bebas.
(h) Tidak ada notulen dan kesimpulan rapat

Iklan

Tentang ysetianingsih

Saya bekerja sebagai pendidik di SMK Negeri 1 Purwojati jurusan TATA BUSANA. Mulai bertugas di SMK ini sejak tahun 2011 hingga saat ini.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s